Penyebab Kerontokan Bulu Kucing Persia

 on Minggu, 15 September 2019  

Bulu Kucing Persia Rontok - Banyak pemelihara kucing persia mengeluh dengan banyaknya bulu yang rontok. Akibat rontoknya bulu yang berlebihan menjadi sangat menjengkelkan, lantaran tentu akan tercecer dimana-mana dan lebih parahnya lagi sanggup hingga botak yang tentunya akan mengurangi kecantikan kucing persia kesayangan.

Mungkin kita sudah menunjukkan perawatan yang terbaik pada kucing persia, menyerupai kuliner yang mengandung gizi dan nutrisi bagus dan mahal. Namun kerontokan bulu kucing persia itu merupakan hal yang wajar, alasannya anak kucing persia akan berganti bulu bayi antara umur 4 hingga 5 bulan.

Baca juga : Tips Merawat Anak Kucing Persia yang Masih Kecil
Rontok bulu bayi kucing yang juga disebut dengan shedding akan sangat menganggu bila memang sangat berlebihan atau tidak normal, lantaran tentu bulu-bulunya akan tersebar dimana-mana (misalnya melekat dibaju, kasur, lantai, dan lain-lain).
 Banyak pemelihara kucing persia mengeluh dengan banyaknya bulu yang rontok Penyebab Kerontokan Bulu Kucing Persia
Kucing Persia Berbulu Bagus
Sumber gambar : proplan.co.id

Dalam duduk perkara kerontokan bulu kucing persia yang tidak normal sanggup disebabkan oleh beberapa hal, antara lain:
  • Stress
  • Kurangnya asupan kuliner yang bernutrisi
  • Perawatan yang tidak sempurna (seperti memandikan kucing memakai shampoo yang tidak cocok). baca artikel Tips Memandikan Kucing Yang Baik dan Menyenangkan
  • Adanya penyakit pada kulit kucing
  • Kondisi suhu/cuaca yang terlalu panas
  • Kucing sedang memasuki masa birahi
  • Penyakit

Rontoknya bulu kucing persia yang disebabkan penyakit, diantaranya adalah:

1. Iritasi
Kulit kucing persia yang terkena iritasi juga akan mengakibatkan kerontokan bulu. Iritasi kulit ini biasanya disebabkan lantaran efek dari obat, makanan, tersentuh materi kimia, dan parfum.

2. Alergi gigitan kutu
Alergi yang ditimbulkan oleh gigitan kutu akan kuat dengan lepasnya bulu anggun kucing persia. Kucing persia yang terkena alergi kutu sanggup dilihat dari kulit yang memerah, adanya benjolan-benjolan di permukaan kulit, gatal, dan tentunya terjadi kerontokan bulu.

3. Alergi Makanan
Selain alergi gigitan kutu, kerontokan bulu juga sanggup disebabkan lantaran terjadinya alergi makanan.  Pemilihan jenis kuliner yang tidak cocok bagi kucing persia sanggup menciptakan kucing persia terjangkit alergi. Gejala yang sanggup dilihat pada kucing persia yang terkena alergi kuliner yaitu seringnya menjilati belahan badan yang terkena alergi, warna kulit berubah kemerah-merahan, terjadi radang telinga, gatal, serta rontok bulu.

4. Ringworm
Rontok bulu kucing persia yang disebabkan adanya jamur hidup dibagian kulit dan bulu yang juga disebut dengan istilah ringworm. Ada beberapa jenis jamur ini, salah satunya adalaha Microsporum. Jamur microsporum populer sulit untuk ditangani bila sudah menyerang binatang peliharaan, menyerupai kucing dan anjing. Dan parahnya lagi, jamur ini juga sanggup menyerang kulit manusia.

Itulah beberapa penyebab rontoknya bulu kucing persia akhir hal yang tidak normal dan juga kerontokan yang disebabkan penyakit. Semoga artikel ini sanggup bermanfaat untuk cats lovers semuanya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog

J-Theme