Tentang Kucing Anggora - Kucing Anggora Turki (bahasa Turki: Ankara kedisi, 'kucing Ankara') atau Senggora Turki yakni salah satu ras kucing alami yang sangat bau tanah dan cukup langka. Ras Anggora berasal dari Angora (sekarang Ankara) di Turki. Kucing ini sangat terkenal dan terkenal di Indonesia.
![]() |
| Kucing Anggora Sumber gambar : Wikipedia |
Anggora yakni kucing berbadan sedang dengan bulu yang panjang. Badannya langsing dan ramping. Ras orisinil kucing Anggora mempunyai harga yang cukup mahal, yaitu sekitar 4-15 juta rupiah. Sedangkan, Anggora hasil perkawinan dengan kucing lain harganya sanggup mencapai 200 ribu hingga 2,8 juta rupiah.
Sejarah Kucing Anggora
Anggora yakni kucing alami yang sangat tua, dan mungkin yang tertua di dunia. Kucing ini di Turki sering dikaitkan dengan beberapa mitos dan legenda.
Banyak orang yang salah mengenai Anggora. Pada sekitar 250 tahun yang lalu, setiap kucing berbulu panjang di Persia disebut sebagai ras kucing Anggora, yang padahal itu yakni ras Persia. Pada waktu itu, aneka macam kucing berbulu panjang di sekitar kota Angora dan sekitar kawasan Persia (sekarang Iran). Pada waktu itu juga, tidak ada sama sekali perbedaan antara kucing berbulu panjang yang hidup di Angora dengan yang di Persia.
Baca juga : Tips Merawat Anak Kucing Persia yang Masih KecilAnggora yakni ras kucing yang tidak diketahui dari mana asal terbentuknya. Namun ada beberapa teori menyampaikan bahwa Anggora berasal dari seekor kucing liar dari Asia, yaitu kucing Pallas. Tetapi teori ini hingga kini masih diragukan. Anggora juga diyakini berasal dari kucing liar Afrika, dan mungkin beberapa persilangan terjadi antara kucing Pallas dengan kucing liar Afrika sehingga menghasilkan kucing Anggora.
Anggora sudah terkenal semenjak kala ke-16 di Eropa. Anggora mulai terkenal pada ketika Pietro Delle, orang berkebangsaan Italia itu membawa ras Anggora ke sebuah istana di Italia. Anggora semakin dikenal di Eropa, ketika raja Louis XV memelihara seekor Anggora di istananya.
Ketika banyak pedagang Eropa yang berbisnis di timur tengah, kucing-kucing yang berasal dari Turki dan Persia semakin banyak di impor ke Eropa. Kelompok kucing berbulu panjang sangat terkenal ketika kontes kucing mulai diadakan di Inggris pada tahun 1870. Sejak adanya kontes kucing, sifat-sifat genetik antara ras Persia dengan ras Anggora mulai berubah menjadi lebih murni dan spesifik.
Pada kala ke-16, Angora pertama kali dijual kepada orang-orang kaya di Perancis dan Inggris oleh sultan Turki. Anggora diyakini hingga di Eropa pada awal tahun 1600-an. Pada tahun 1954, Anggora juga pertama kali dijual ke Amerika Serikat. Dan pada tahun 1996, Anggora pertama kali diimpor ke Swedia dari Belanda. Pada tahun itu juga anak kucing Anggora yang pertama lahir.
Baca juga : 10 Tips Perawatan Kucing Persia untuk PemulaDiawal tahun 1900-an, pemerintahan Turki bekerja sama dengan Kebun Binatang Ankara (atau Ankara Zoo) untuk melaksanakan jadwal pengembangbiakan terhadap kucing Anggora. Tujuan dari jadwal ini yakni untuk melindungi dan melestarikan kucing ras Anggora putih murni dengan warna mata yang berbeda dengan sebelahnya (warna biru dan kuning). Sampai kini jadwal pengembiakan ini masih berjalan. Orang-orang Turki sangat menghargai kucing Anggora, sehingga pada waktu itu untuk mendapat Anggora dari Kebun Binatang Ankara sangat sulit. Namun pada tahun 1962 seorang istri dari Kolonel Angkatan Darat Walter Hibah yang tinggal di Turki berjulukan Liesa F. Grant berhasil mengimpor sepasang Anggora dari Kebun Binatang Ankara ke Amerika.
Anggora dengan warna bulu putih pertama kali diakui pada tahun 1968 oleh organisasi registrasi kucing berjulukan Cat Fanciers' Association (CFA). Karena sudah diakui, maka semenjak tahun 1970 telah diselenggarakanlah sebuah kontes kucing Anggora tahunan. Selanjutnya pada tahun 1976, Anggora mendapat kelas gres di CFA, yaitu kelas kejuaraan. Namun pada tahun 1978, hanya Anggora berwarna putih murni saja yang diakui. Anggora juga telah diakui oleh organisasi registrasi kucing berjulukan FIFe pada tahun 1993.
Deskripsi Kucing Anggora
Penampilan Kucing Anggora
Anggora yakni kucing berukuran sedang, dengan tubuh yang panjang, ramping, langsing dan elegan. Anggora mempunyai hidung yang panjang, kepala yang berbentuk segitiga, serta pendengaran yang panjang, lebar, dan berbentuk segitiga. Kakinya panjang dan tinggi. Ekornya juga panjang serta mengembang.
Baca juga : Tips Memilih Kucing Persia yang BagusAnggora yang paling disukai yakni Anggora putih. Anggora putih mempunyai ciri khas pada matanya, yaitu warna matanya berbeda dengan sebelahnya (yang satu hijau kekuningan dan yang satu biru). Mata ibarat ini disebut dengan sebutan "bermata aneh".
Warna Kucing Anggora
Semua warna pada Anggora diakui oleh LOOF (Livre Officiel des Origines Félines) dan juga FIFe, kecuali warna liliac, kayu manis, warna point, cokelat, sepia, dan mink. Beberapa registrasi kucing juga ada yang mengakui warna point.
Sumber : Wikipedia

Tidak ada komentar:
Posting Komentar